Seiring berjalan waktu , saya sudah berumur 14 Tahun, saya makin asyik bermain sepakbola, dan saya selalu mengatakan ke diri saya jika suatu hari nanti saya akan jadi pemain sepakbola profesional untuk club divisi utama dan Tim Nasional. Sambil itu saya sudah men jadi tumpuan dan andalan teman teman dilingkungan tempat tinggal, disekolah SMP SMA hinggan Kampus jika ada pertandingan sepakbolapada saat itu. Kembali pada saat saya masih SMP Yang menjadi kendala pada saat itu jika ada seleksi pemain Junior, baik untuk club atau Timnas Coca Cola pada saat itu namanya, saya tidak pernah sekalipun ikut, karena harus mendapatkan persetujuan orang tua, sedangkan orang tua pada saat itu tidak pernah memberikan persetujuan untuk bisa ikut seleksi, mungkin mereka yakin jadi pemain sepakbola tidak punya masa depan, cuma sebagai penyaluran hobi saja, sama seperti pengalaman mereka pada jamannya mungkin. seperti itu yang selalu mereka sampaikan ke saya, jika saya pergi latihan atau kalau ada seleksi yang akan saya ikuti. Tidak terasa sampai kelas 3 SMP umur sekitar 15 Tahun saya belum pernah sekalipun ikut seleksi tim Junior untuk club utama atau pun tim nasional, dari club tempat saya berlatih terkait faktor dari orang tua, tapi untuk pertandingan Lokal atau Tarkam , saya selalu dipanggil untuk bergabung dengan club senior untuk mengikuti pertandingan baik di dalam kota atau luar kota.
Sejak Berumur 7 Tahun, saya sangat suka bermain sepakbola, saya bisa bermain di rumah, disekolah, atau dimanapun jika melihat bola, kalo tidak ada teman, saya tetap asyik memainkan bolanya sendiri, melakukan passing, dribling, heading ,dan lain lain. Jika teman teman yang lain sudah datang, pasti kita langsung bikin 2 tim untuk segera bermain bola, rasanya sangat dan menyenangkan.
Beranjak umur 11 tahun, dengan inisiatif sendiri, minta ke ibu ongkos untuk bergabung ke club lokal sepakbola yang ada di kota saya, klub tersebut adalah salah satu club sepakbola yang cukup terkenal saat itu hingga sekarang, dan banyak pemain klub tersebut yang masuk ke klub sepakbola divisi utama dan tim nasional.
Untuk menjadi pemain sepakbola, yang terpenting adalah disiplin fokus mandiri, disamping itu kita harus selalu melakukan pemanasan atau latihan fisik secara teratur, sehingga berdampak kepada ketahanan dan menjaga kebugaran fisik. Saya bermain sepakbola sepanjang hari, apakah itu pada pagi hari, siang atau sore hari, bahagia sekali rasanya kalau mengingat kembali bermain bola bersama teman teman pada saat itu
Hingga Akhirnya saya masuk SMA saya tetap bermain bola seperti biasa, tapi dalam benak saya mengatakan bahwa saya telah gagal memanfaatkan waktu untuk bisa menjadi pemain sepakbola profesional, walaupun dimata teman teman mereka tau betul bahwa pilihan saya jelas akan menjadi pemain sepakbola, seperti apa yang mereka liat selama ini. Pada akhir nya mujlai SMA saya mengikuti seperti kebanyakan orang yang harus fokus belajar, kuliah dikampus dan jurusan pilihan dan bekerja diperusahaan pada saat selesai kuliah nanti.
Saya meyakini kemampuan sepakbola saya pada saat itu, begitupun saudara, teman, kerabat dan lingkungan sekitar saya mengakui hal tersebut, tapi saya telah melewatkan momentum untuk berada dijalur yang benar untuk bisa menjadi pemain sepakbola profesional dan menjadi pilihan hidup untuk berkarir sesuai mimpi utama saya pada saat itu. Karena saya meyakini kesempatan untuk bisa menjadi pemain sepakbola profesional adalah selambat lambatnya pada umur 15 tahun sudah pernah menjadi bagian tim sepakbola junior club level nasional agar bisa tetap dijalur dan bisa dilirik club lain atau timnas junior untuk tetap bisa tumbuh dan berkembang menjadi pemain sepakbola profesional
"Pelajaran penting yang bisa dipetik bahwa kejarlah passion dan cita cita kita sejak kita sudah mulai memikirkan, merencanakan dan menjalaninya, walaupun banyak rintangan dan kendala yang ada, bahkan jika tidak ada dukungan dari lingkungan terdekat sekalipun".
Sampai saat ini saya masih bermimpi jika suatu saat saya punya kemampuan dan kesempatan untuk bisa mengikuti training pelatihan sepakbola dan menjadi pelatih sepakbola profesional seperti Jose Maurinho yang sukses jadi pelatih sepakbola tanpa pernah menjadi pemain sepakbola profesional. Saya berharap bisa menemukan dan membina adik adik yang memiliki bakat sepakbola untuk menjadi pemain profesional dengan kondisi saat ini yang sangat mendukung untuk dijadikan pilihan hidup, baik di lokal nasional bahkan global.
Semoga Bermanfaat.
Terimakasih, Sampai Jumpa

Posting Komentar